CEO Wrexham Optimistis Klub Bisa Tembus Liga Primer

Dongeng Wrexham Berlanjut: Target Tembus Premier League Bukan Lagi Mimpi
Perjalanan ajaib Wrexham AFC terus berlanjut. Klub kecil asal Wales yang dulu nyaris terlupakan kini menjadi cerita terbesar sepak bola Inggris setelah Ryan Reynolds dan Rob McElhenney mengakuisisi klub pada tahun 2020. Kini, mereka resmi menjejak Championship — satu level di bawah Premier League — setelah meraih tiga promosi beruntun, sebuah pencapaian langka di sepak bola Inggris.
Dalam tur pramusim ke Australia dan Selandia Baru, CEO klub Michael Williamson menyebut era baru ini sebagai momen “cubit diri sendiri”. Ia menyebut bahwa apa yang dilakukan Wrexham bukan hanya tentang menang, tapi juga soal membangun budaya dan komunitas.
“Jika kita bisa berada di posisi 3 sampai 6 pada Desember, saya rasa lawan-lawan harus mulai khawatir. Karena dengan mentalitas tim ini, apapun bisa terjadi di babak playoff,” ucapnya optimis.
Dari Film Dokumenter ke Panggung Championship
Popularitas Wrexham meningkat tajam sejak dokumenter “Welcome to Wrexham” tayang dan memperkenalkan publik dunia pada kisah klub ini. Setelah lebih dari 40 tahun, Wrexham akhirnya kembali ke Championship dan dijadwalkan membuka musim mereka melawan Southampton pada 9 Agustus.
Budaya Tanpa Ego dan “Tanpa Orang Bodoh”
Salah satu kunci sukses Wrexham menurut Ben Foster, eks kiper Wrexham dan Manchester United, adalah fokus pada karakter, bukan sekadar CV.
“Ketika klub-klub lain sibuk mengejar pemain bergaji tinggi, Wrexham fokus merekrut orang-orang yang tepat, yang cocok dengan budaya tim,” ujar Foster.
Foster memuji filosofi “no dickhead policy” di klub — budaya yang ditekankan sejak ruang ganti oleh pelatih Phil Parkinson.
Rekrutmen Personal, Bukan Sekadar Nama
Williamson mengaku telah mewawancarai secara langsung hampir semua dari 60+ staf baru yang bergabung dalam satu tahun terakhir.
“Saya harus tahu apakah mereka paham siapa kita. Bukan cuma soal sepak bola, tapi soal kota, komunitas, dan tujuan jangka panjang klub ini.”
Transfer & Misi Selanjutnya
Wrexham kini dikabarkan hampir mengamankan tanda tangan Liberato Cacace, bek kiri timnas Selandia Baru, dari klub Serie A Empoli. Sang pelatih Parkinson bahkan menyempatkan untuk mampir ke restoran Italia milik ayah Cacace di Wellington sebelum kembali ke Wales.
Dengan promosi ke Championship, tim ini kini mulai menatap impian yang semula mustahil: tembus Premier League.